Karakteristik Perempuan Ahli Surga
1. Beriman dan Bertakwa kepada Allah
Swt.
Karakteristik pertama bagi perempuan ahli surga adalah
beriman dan bertakwa kepada Allah Swt. Beriman kepada
Allah Swt. adalah syarat mutlak untuk mendapatkan tiket
ke surga. Seorang perempuan kafir, meskipun ia melakukan amal saleh, amalnya akan percuma dan tetap akan
diganjar Allah Swt. dengan neraka. Hal ini sebagaimana
tersebut dalam firman Allah Swt., Dan orang-orang kafir,
amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah
datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi
jika didatangi tidak ada sesuatu apa pun (QS An-Nur [24]:
39).
Tentu untuk memiliki iman yang kuat kepada Allah
Swt. kita harus mendapatkan hidayah (petunjuk). Untuk
bisa mendapatkan hidayah, sebetulnya yang perlu kita
lakukan hanyalah membuka mata hati dan pikiran kita.
Bersihkan kalbu dari hawa nafsu yang negatif, hilangkan
rasa dengki dan prasangka buruk. Lalu, bersikap terbukalah terhadap setiap kebenaran. Jangan pernah menolak
terhadap kebenaran. Teruslah bersikap dahaga terhadap
kebenaran. Apabila bertemu dengan kebenaran, jangan
melihat siapa yang menyampaikannya, tetapi apa yang
disampaikannya. Dan terpenting, jangan pernah puas dan
berhenti belajar.
Hal ini sebagaimana pernah terjadi dalam kisah
khalifah Umar bin Khaththab yang hendak membeli
seekor kambing dari seorang anak penggembala. Sang
Khalifah berkata kepada sang Penggembala, “Berikanlah kepadaku salah satu kambingmu itu dan kamu bisa
mengatakan kepada tuanmu bahwa kambing itu hilang.
Bukankah sering kali kambing-kambing itu hilang dimakan serigala?”
“Tidak, saya mungkin bisa membohongi tuan saya
yang memiliki kambing ini. Namun, saya tidak bisa
membohongi Tuhan Yang Maha Melihat,” ujar sang anak
gembala.
Mendengar jawaban si penggembala itu, sang Khalifah
pun merasa sangat malu dan menyesal akan perbuatannya
itu. Beliau lalu berterima kasih kepada Sang Penggembala
itu karena telah megingatkannya tentang ihsanu billah,
adanya pengawasan Allah Swt., meskipun nasihat itu terucap dari seorang anak penggembala.
Ketika iman itu telah kita miliki, rawatlah ia dan
jagalah. Berilah ia pupuk agar tumbuh subur dengan cara
menambah ilmu: membaca kitab dan membaca alam.
Iqra! Perintah Allah Swt. untuk membaca itu sesungguhnya adalah perintah untuk membaca alam semesta.
Sungguh, apabila kita mau mengamati dan mempelajari
kedahsyatan alam semesta ini, kita pasti akan sampai pada
keimanan yang kukuh. Tidak perlu jauh-jauh, cobalah
amati kedahsyatan sistem kerja tubuh kita sendiri. Sungguh luar biasa tubuh kita ini dan amatlah super luar biasa
lagi penciptanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar